Metro, 20 April 2026 – Pemerintah Kota Metro bekerja sama dengan Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Bandar Lampung dan UIN Jurai Siwo Lampung menggelar Pelatihan Penguatan Moderasi Beragama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Kegiatan ini resmi dibuka pada Senin (20/4/2026) dan akan berlangsung hingga 23 April 2026.
Kegiatan diawali dengan rangkaian seremoni resmi, termasuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan penyelenggara, serta sambutan dari pihak akademik. Kepala Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung, Agus Apriansyah, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian Agama dalam memperkuat nilai kebangsaan melalui pendekatan moderasi beragama.Sementara itu, Wakil Rektor I UIN Jurai Siwo Lampung, Dedi Irwansyah, menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung penguatan moderasi beragama sebagai bagian dari kontribusi akademik terhadap pembangunan nasional.Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala BKPSDM Kota Metro, Elmanani, yang dalam arahannya menegaskan bahwa moderasi beragama merupakan fondasi penting dalam menjaga harmoni sosial serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah masyarakat yang majemuk.
Rangkaian pembukaan juga diisi dengan penyematan tanda pengenal peserta secara simbolis. dan doa bersama yang dipimpin oleh Abdul Mujib.Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan fasilitator berpengalaman, di antaranya Ferunika, Baijuri, serta tokoh dari Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kementerian Agama RI seperti Muhammad Ali Ramdhani dan Wawan Djunaedi. Selain itu, Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Ida Umami, juga dijadwalkan memberikan materi terkait wawasan kebangsaan dan kapasitas diri sebagai pelopor moderasi beragama.Selama empat hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai materi penting, antara lain konsep dasar moderasi beragama, nilai-nilai universal dan landasan teologis, analisis sosial dengan pendekatan iceberg analysis, strategi penguatan moderasi beragama, hingga Bedah 9 Kata Kunci Moderasi Beragama dan penyusunan desain program penguatan moderasi beragama.
Kegiatan ini dikemas dalam metode pembelajaran partisipatif seperti Building Learning Commitment (BLC), diskusi kelas berbentuk U-Shape, serta simulasi perancangan program, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilan praktis ASN dalam mengimplementasikan moderasi beragama di lingkungan kerja.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep moderasi beragama secara teoritis, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mendorong terciptanya kehidupan sosial yang inklusif, toleran, dan harmonis di Kota Metro serta wilayah lainnya.



