
Metro, 21 Agustus 2025 – Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LPPM UIN Jurai Siwo Lampung menggelar Pemilihan Duta Gender dan Anak di Gedung Perpustakaan Bait Al-Hikmah lantai 1. Kegiatan ini diikuti 23 mahasiswa dari berbagai fakultas yang sebelumnya lolos seleksi, meliputi Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Para peserta menunjukkan wawasan, kepedulian, dan komitmen terhadap isu kesetaraan gender dan perlindungan anak. Penilaian dilakukan oleh dewan juri berpengalaman, yakni Elfa Murdiana, M.Hum., Dr. Muhajir, M.Kom.I., dan Enny Puji Lestari, M.E.Sy.

Kegiatan ini diikuti oleh 23 mahasiswa terpilih dari hasil seleksi yang telah dilakukan sebelumnya. Mereka berasal dari berbagai fakultas, yakni Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Seluruh peserta menunjukkan pengetahuan, kepedulian, serta komitmen mereka dalam isu-isu kesetaraan gender dan perlindungan anak.

Sekretaris LPPM, Wellfarina Hamer, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas antusiasme mahasiswa. Ia menekankan bahwa pemilihan ini menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam mencetak generasi peduli dan berdaya, serta berharap duta terpilih dapat menjadi teladan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Dari hasil seleksi, terpilih dua mahasiswa terbaik sebagai Duta Gender dan Anak UIN Jusila 2025, yaitu Desvo Reginda Azizah (Prodi Tadris IPS, FTIK) dan Ganesyswhara (Prodi Ekonomi Syariah, FEBI).
Ketua LPPM, Dr. Nurkholis, M.Pd., menegaskan bahwa program ini tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan perlu dilanjutkan dengan inisiatif nyata. Menurutnya, duta terpilih harus mampu merancang kegiatan berkelanjutan yang membawa dampak positif, baik di kampus maupun masyarakat.
Melalui ajang ini, UIN Jusila meneguhkan diri sebagai kampus yang inklusif, ramah gender, dan berkomitmen pada perlindungan anak.




