PSGA IAIN Metro Jalin Kerjasama dengan Rumah KitaB untuk Kesetaraan Gender Melalui Program We Lead

Jumat, 28 Agustus 2020, PSGA IAIN Metro bersama 8 Perguruan Tinggi Islam melakukan Workshop Assessment Kebutuhan Mitra tahap kedua. Workshop ini merupakan kelanjutan dari Assesment awal yang diselenggarakan tanggal 22 Juli 2020 lalu antara PSGA IAIN Metro dan Rumah KitaB. Dua pertemuan ini dilakukan secara on line melalui fasilitas zoom meeting selama dua jam. Lembaga Mitra dari PTKIN yang hadir adalah 3 PSGA dari IAIN Metro, IAIN Surakarta, UIN Wali Songo Semarang, dan Internasional Office UIN Bandung. Sementara 5 lembaga mitra lainnya adalah perguruan tinggi berbasis pesantren.

Rumah KitaB adalah lembaga riset non pemerintah yang bergerak untuk memperjuangkan hak-hak kaum marjinal akibat pandangan sosial dan keagamaan yang diskriminatif. Keberpihakan Rumah KitaB terhadap kaum marjinal terefleksikan dalam riset dan advokasi untuk mereproduksi pengetahuan dan pemikiran kritis yang mewujud dalam aksi perubahan sosial. Isu Kawin Anak, hak ekonomi perempuan dalam perceraian, dan peran perempuan pada gerakan fundamental adalah beberapa kajian dan advoksi yang telah dilakukan Rumah KitaB sejak berdirinya di tahun 2010.

Memiliki kesamaan visi dalam hal menjunjung tinggi nilai keadilan, kesataraan, dan keragaman, PSGA IAIN Metro dan Rumah KitaB tengah melakukan penjajagan untuk bersinergi melakukan kerja-kerja kemanusian dengan membuka ruang gerak perempuan secara lebih luas. Sinergi ini dilakukan dalam bingkai tri dharma perguruan tinggi; bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, advokasi dan pendampingan.

Ibu Lies Marcoes selaku Direktur Rumah KitaB dalam sambutannya menyampaikan bahwa Perguruan Tinggi merupakan titik strategis untuk membangun perspektif, sehingga sinergi dengan perguruan tinggi adalah keniscayaan. Dalam paparan hasil assessment Nurhayati Aidah juga memetakan beberapa peluang dan tantangan dalam membangun Kerjasama We Lead, namun secara prinsip ada dua hal besar yang bisa dilakukan bersama untuk mereproduksi wacana dan hal-hal teknis melalui menejemen kelembagaan dan pengelolaan media.

Mufliha Wijayati, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN menyambut baik inisiatif Rumah KitaB untuk bersinergi dengan berbagai perguruan tinggi utamanya dengan IAIN Metro. Dalam penyampaiannya, Wijayati menjelaskan pencapaian PSGA IAIN Metro untuk mengarusutamakan gender dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). Intervensi kebijakan melalui PPRG ini sudah berjalan sejak 2015 dan mampu menjadi pintu masuk kajian-kajian gender di IAIN Metro.

Harapannya, melalui program We Lead bersama Rumah KitaB dan lembaga mitra lainnya, terjadi sharing knowledge yang lebih luas untuk saling menguatkan dalam mewujudkan tujuan mulia keadilan dan kesetaraan dengan tetap menjunjung tinggi keragaman. Tiga hal yang yang menjadi concern PSGA IAIN Metro ke depan adalah mengintegrasikan perspektif gender dalam pendidikan dan pengajaran, riset dan advokasi dengan analisis sosial dan dalam waktu dekat mendorong terbitnya peraturan rektor dalam penanganan kekerasan seksual di kampus. Semoga, Kerjasama ini membawa kemaslahatan seluas-luasnya bagi masyarakat. Demikian ungkap Wijayati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Most Popular

Categories

On Key

Related Posts