Jakarta, 28–30 Juli 2025 – Dosen Pendidikan Bahasa Inggris UIN Jurai Siwo Lampung, Yeasy Agustina Sari, M.Pd., melaksanakan perjalanan dinas dalam rangka menghadiri Rapat Kerja Nasional Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia.

Rakernas berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan berbagai narasumber nasional. Pada sesi pertama, Prof. Dr. Irfan Idris (Direktur Pencegahan BNPT RI) memaparkan tentang ancaman radikalisme dan terorisme di era digital. Sesi kedua disampaikan Dr. M. Fariza Y. Irawady dengan tema “Hidup Positif dan Bermakna dengan Menjadi Satria Halal Indonesia”, yang menekankan pentingnya sertifikasi halal sebagai peluang strategis UMKM dalam pasar global.
Selanjutnya, sesi ketiga oleh Muhammad Aqil Irham mengulas kebijakan dan regulasi Jaminan Produk Halal, termasuk target nasional 7 juta produk bersertifikat halal pada tahun 2025. Sesi keempat hingga kesepuluh berfokus pada percepatan sertifikasi halal, pembiayaan UMK, program SEHATI 2025, mekanisme fatwa halal, transparansi pembayaran layanan halal, hingga pengenalan platform digital HalalMax untuk mendukung proses sertifikasi berbasis teknologi.
Rakernas juga menyoroti peran Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) di seluruh Indonesia, yang dinilai masih belum merata sehingga perlu strategi penguatan kapasitas di berbagai daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi lintas sektor semakin kuat untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produk halal dunia.




